Investasi

Jenis dan Tips Investasi Properti yang Menguntungkan

Tips Investasi Properti

Investasi jangka panjang adalah suatu hal yang penting, mengingat kondisi ekonomi yang seringkali tidak bisa kita prediksi dengan mudah. Ada salah satu investasi yang banyak digemari orang, yaitu investasi properti. Anda termasuk yang tertarik untuk investasi properti? Berikut tips investasi properti untuk Anda semua.

Banyak orang menyukai jenis investasi ini karena nilai jual properti yang cenderung stabil bahkan semakin naik setiap tahunnya. Banyak juga dari mereka yang menjalankan investasi ini menganggap kalau invest properti lebih minim risiko dibanding jenis investasi lain.

Invest properti ini berarti Anda melakukan segala hal yang berkaitan dengan pembelian, kepemilikan, penyewaan, pengelolaan dan juga penjualan real estate untuk menghasilkan untung. Melakukan investasi properti berarti melakukan pembelian properti real estate yang ditujukan untuk mendapatkan Return of Investment (ROI) baik dari hasil sewa, penjualan kembali ataupun gabungan dari keduanya. Propertinya bisa dimiliki oleh investor perorangan, kelompok ataupun korporasi.

Jenis Investasi Properti

Property Equity Crowdfunding

Ini adalah metode investasi dengan cara pengumpulan dana kolektif atau bisa disebut patungan untuk membeli suatu properti. Jadi, Anda tidak perlu membeli properti secara utuh. Nantinya, Anda akan mendapatkan dividen dari hasil sewa bulanan properti tersebut. Dengan metode ini, Anda tidak perlu repot untuk memikirkan perizinan, pencarian tenant, dan segala hal lainnya. Semuanya akan diurus perusahaan yang bertindak sebagai fasilitator.

Beberapa startup di Indonesia yang sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki program kepemilikan bisnis properti dengan sistem equality crowdfunding ini.

Saham Properti

Dalam hal ini, yang Anda beli adalah perusahaan pengembang properti yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Caranya, kamu hanya perlu membeli saham perusahaan tersebut dengan investasi minimal adalah satu lot atau setara 100 lembar. Anda bisa membeli saham perusahaan properti yang punya fundamental dan prospek bisnis cerah ke depannya.

Properti Hunian Keluarga

Tips investasi properti satu ini memang cenderung butuh dana yang besar karena Anda harus membeli aset propertinya terlebih dulu. Setelah itu, Anda bisa menjualnya kembali ataupun disewakan. Keuntungan yang didapat dari sistem ini terbilang sangat tinggi. Namun ini juga dibarengi dengan modal investasi yang terbilang tidak sedikit. Apalagi ada risiko yang bisa saja muncul.

Properti Untuk Bisnis

Nah, kalau ini, berarti Anda melakukan investasi dengan tujuan untuk membantu orang lain memenuhi kebutuhan bisnisnya. Modalnya memang lebih besar dibanding mendirikan properti untuk hunian. Namun keuntungan sewanya tentunya lebih tinggi.

Ada beberapa bentuk investasi properti untuk kepentingan bisnis seperti investasi properti kantor (co-working space ataupun ruko-ruko perkantoran), properti perdagangan atau ritel (kios, ruko, ataupun mall), lahan parkir, gudang, ataupun lahan kosong untuk beragam usaha.

Investasi Properti Pariwisata

Bukan hanya berkaitan dengan bisnis travel, tapi bisnis penginapan pun juga terbilang menjanjikan. Prospeknya pun terbilang cerah. Nah, Anda bisa investasi properti di bidang ini dengan membuat homestay, villa ataupun hotel.

Tips Investasi Properti

1. Temukan tujuan berinvestasi

Anda wajib mengetahui apa tujuan Anda berinvestasi properti. Apakah untuk mendapat penghasilan pasif dari hasil penyewaan properti, atau untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Setelah menemukan tujuannya, Anda pun jadi tau seberapa besar dana yang akan Anda keluarga untuk investasi.

2. Mengukur kekuatan

Maksudnya adalah mengukur kemampuan finansial Anda terlebih dulu. Berapa modal yang perlu disiapkan. Sebaiknya tidak menggunakan dana darurat untuk berinvestasi. Sebelum mengeluarkan uang untuk berinvestasi, pastikan kalau Anda menjaga ketersediaan aset lancar Anda dengan baik. Selain itu, pikir dua kali untuk membeli properti secara kredit. Karena ini malah akan menambah porsi hutang Anda, dan secara umum, nilai kekayaan bersih Anda pun tentu berkurang walaupun aset bertambah.

Bila ingin menggunakan pinjaman untuk berinvestasi, pastikan total nilai hutang tidak melebihi total aset dan cicilannya tidak lebih dari 35% penghasilan.

3. Perhatikan lingkungan sekitar properti

Lokasi sebuah properti tentu akan sangat berpengaruh pada jenis penyewa yang akan menyewa properti Anda. Anda juga harus memperhatikan ini bila ada target tertentu yang akan Anda bidik. Seperti misalnya, Anda menargetkan sebuah keluarga sebagai penyewa, maka Anda harus pastikan bahwa properti yang Anda miliki dekat dengan sekolah. Ini juga berkaitan dengan fasilitas yang bisa didapat dari properti tersebut, seperti dekat dengan pusat belanja, sarana ibadah, sarana transportasi umum, sarana kesehatan dan lainnya.

4. Ketahui besaran pajak properti yang harus dibayar

Ini juga terbilang penting untuk mengetahui besaran pajak yang harus Anda bayarkan. Jangan sampai pendapatan sewa malah tidak bisa menutupi besaran pajak yang Anda. Tapi, tidak perlu mempermasalahkan pajak yang tinggi. Karena bila Kawasan tersebut strategis dan punya banyak penyewa potensial, tentu tidak ada salahnya untuk membeli properti di lingkungan tersebut.

5. Ketahui rencana pengembangan di masa depan

Bukan hanya dilihat dari situasinya saat ini saja, tapi nilai properti juga berkaitan dengan rencana pengembangan ke depannya. Bila lokasinya memiliki pertumbuhan yang sangat baik, tentu properti yang Anda miliki pun punya nilai yang akan semakin bertambah, begitupun sebaliknya.

6. Ketahui rata-rata pendapatan sewa properti

Pendapatan sewa ini adalah pendapatan pasif yang bisa Anda dapat ketika mempunyai sebuah properti yang disewakan. Nah, pastikan untuk mengetahui berapa rata-rata biaya sewa yang ada di lingkungan tersebut. Jangan sampai Anda menetapkan harga terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Kecuali bila Anda punya nilai tambah tersendiri yang bisa didapat oleh penyewa.

Nah, itu dia jenis dan juga tips investasi properti yang harus Anda ketahui. Soal keuntungan memang terbilang menjanjikan, namun Anda juga harus memikirkan modal awal yang terbilang besar untuk memulainya. Tapi, bila Anda memiliki dananya, tidak ada salahnya untuk mulai berinvestasi properti seperti ini. Berani coba untuk bermain properti? Dapatkan informasi properti lainnya disirumahminimalis.com.

Related posts

Panduan Investasi Properti Untuk Minimalisir Kerugian

Rostina Alimuddin

Jangan Ragu, Inilah 7 Tips Sukses Menjalankan Perusahaan Properti

Risma Mualifa